""SELAMAT DATANG DI HALAMAN BLOG KAMI""" ,,, "Terima Kasih atas Kunjungan Anda"____
Tampilkan postingan dengan label Tauhid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tauhid. Tampilkan semua postingan

9 Agu 2011

Landasan ‘Aqidah Islam

Hal-hal yang wajib mempercayai serta diyakini berkaitan dengan landasan ‘Aqidah, yang tersusun dalam Rukun Iman  meliputi:
  1. Kepercayaan serta keyakinan kita dengan ALLAH swt dan sifat-sifatNya baik sifat-sifat yang wajib, sifat-sifat yang mustahil dan juga sifat-sifat yang mubah/boleh.
  2. Kepercayaan serta keyakinan kita dengan para Rasul dan sifat-sifatnya.
  3. Kepercayaan serta keyakinan kita dengan kitab-kitab yang pernah diturunkan oleh Allah swt berjumlah 104 Sukhuf , termasuk kitab Zabur, Taurat, Injil dan Al Quran, ,.
  4. Kepercayaan serta keyakinan kita kepada para malaikat.
  5. Kepercayaan serta keyakinan kita kepada Hari Qiamat yang meliputi Ba’tsu, makhsyar, mauqif, syafaat, Shirhath,  Syurga dan Neraka serta hal-hal lain yang merangkum pembalasan ‘amal.
  6. Keyakinan pada Qadha dan Qadar ALLAH.
Penjabaran tentang ‘Aqidah sebagaimana telah disusun oleh Syekh Imam Abu Hasan Al-Asyari.

Keimanan Kepada Allah swt :

Penjabaran tentang Ma’rifatul ILAHI sebagaimana telah disusun oleh Syekh Imam Abu Hasan Al-Asyari dan dikenal sebagai matan Tauhid dengan nama” Sifat Dua Puluh". Dari sifat-sifat Allah yang sempurna yang wajib diketahui secara Ijmal / ringkas oleh setiap orang Muslim secara kaffah yang sudah baligh dan berakal adalah :
  1. 20 Sifat yang wajib (mesti adaNya ) pada Allah
  2. 20 Sifat yang mustahil (tidak mungkin adaNya) pada Allah
  3. 1   Sifat yang mubah (boleh ada-boleh tidak) pada Allah.

21 Mei 2011

Kitab At-tauhid


Dalam ranah Ilmu Kalam, al-Maturidi adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Ia adalah pendiri aliran Maturidiyyah yang diketegorikan sebagai representasi teologi ahli sunnah, di samping Asy’ariyyah yang digawangi Abu al-Hasan al-Asy’ari. Al-Maturidi dikenal sebagai seorang teolog, dan faqih dari Madzhab Hanafi, bahkan seorang ahli tafsir.   

Nama lengkap al-Maturidi adalah Abu Manshur Muhammad bin Muhammad bin Mahmud al-Maturidi. Ia dilahirkan di Maturid, sebuah desa (qaryah) yang masuk ke dalam wilayah Samarqand. Ia acap kali dijuluki Imam al-Mutakallimin (Imam Para Teolog) dan masih banyak lagi yang kesemuanya menunjukkan kelas intelektual dan jihadnya dalam membela sunnah, akidah, dan menghidupkan syari’at Islam.

Tak ada penjelasan pasti dari para sejarawan tentang tahun kelahiran al-Maturidi. Tetapi menurut Dr. Ayyub Ali, al-Maturidi lahir sekitar tahun 238 H / 852 M. Alasan yang dikemukakannya adalah bahwa salah satu murid al-Maturidi, yaitu Muhammad bin Muqatil ar-Razi wafat pada tahun pada tahun 248 H / 862 M. [Ayyub Ali, A History of Muslim Philosophy, vol. I, h. 260].

Jika pandangan Dr. Ayyub Ali itu benar, maka al-Maturidi kurang lebih hidup selama seratus tahun. Sebab,

Postingan Populer